Categories: METROPOLIS

Walikota: Turkam Untuk Dengar Pergumulan Masyarakat

JAYAPURA– Setelah jeda satu hari, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kembali melanjutkan program Turun Kampung (Turkam) di Kampung Waena Distrik Heram, selama tiga hari, Selasa (24/6) hingga Kamis (26/6). Kehadiran Walikota di Waena disambut meriah dengan tarian adat masyarakat setempat.

Mewakili Ondoafi Kampung Waena, Kedor Modouw menyampaikan apresiasi kepada putra terbaik Port Numbay ini yang mengeluarkan kebijakan untuk menjalankan program Turkam.

“Program ini merupakan suatu langkah yang tepat untuk melihat dan mendengar keluhan warga di bawah,” ujar Kedor Modouw saat Turkam Walikota di Kampung Waena, Selasa (24/6).

Kedor Modouw menyampaikan, cuma Wali Kota, Abisai Rollo yang hadir di tengah-tengah masyarakat adat yang selama ini hampir tidak tersentuh baik.

“Kehadiran bapa Walikota ini kita sambut dengan penuh sukacita, karena beliau hadir untuk memastikan bahwa masyarakat ini bisa diperhatikan dan menjadi bagian yang penting untuk membangun kota ini,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

18 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

19 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

20 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

21 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

22 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

23 hours ago