“Ini juga berkaitan dengan percepatan program pemekaran yang sementara didorong pemerintah kota. Jadi data jumlah penduduk harus benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat memahami pentingnya perpindahan domisili dan segera menyesuaikan dokumen kependudukan sesuai tempat tinggal masing-masing. Wali Kota juga meminta pihak pengembang perumahan ikut membantu pemerintah dengan mengingatkan masyarakat yang membeli rumah agar segera mengurus administrasi kependudukan setelah menetap di wilayah Muara Tami.
“Kalau semua data penduduk tertata dengan baik, maka pelayanan pemerintah juga akan lebih maksimal dan pembangunan bisa dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat,” bebernya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen,, melalui Kasat Narkoba AKP Febry…
Keondofoloan Khambuyouge Asli Waena, John G. Ohee, melalui pemberitahuan yang ditujukan kepada Pemerintah Kota…
Matahari musnah dibungkus kabut asap, sementara perut bumi enggan memuntahkan air jernih. Fenomena iklim El…
Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dasar hukum penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, pelaksanaan…
Dalam rangkaian forum APEKSI tersebut, Wali Kota Jayapura secara aktif mengikuti forum Rembuk Kebudayaan…
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…