“Ini juga berkaitan dengan percepatan program pemekaran yang sementara didorong pemerintah kota. Jadi data jumlah penduduk harus benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat memahami pentingnya perpindahan domisili dan segera menyesuaikan dokumen kependudukan sesuai tempat tinggal masing-masing. Wali Kota juga meminta pihak pengembang perumahan ikut membantu pemerintah dengan mengingatkan masyarakat yang membeli rumah agar segera mengurus administrasi kependudukan setelah menetap di wilayah Muara Tami.
“Kalau semua data penduduk tertata dengan baik, maka pelayanan pemerintah juga akan lebih maksimal dan pembangunan bisa dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat,” bebernya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…