Menurutnya orang yang mendesain bangunan tersebut tidak memahami kondisi struktur tanah dan jenis material dalam pembangunan awalnya. Ia beranggapan bahwa pihak yang merencanakan bangunan itu telah membuat kesalahan fatal terhadap desain dari tembok penyangga tebing tersebut.
“Seharusnya tiang penyangga tebing itu tidak tegak lurus tetapi harus agak miring, sesuai dengan kondisi dari gunung itu. Kondisi yang terjadi saat ini di Jalan Raya Ringroad adalah kegagalan perencanaan,” pungkasnya.
Dari pantauan Cenderawasih arus lalulintas di sekitar lokasi terpantau lancar, meskipun beberapa sisa material longsor masih tersangkut diatas kemiringan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan ketika kembali terjadi longsor.
Untuk itu bagi masyarakat terutama penguna roda dua maupun roda empat yang melintasi titik rawan longsor tersebut untuk tetap berhati-hati. Jangan memaksa lewat jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.(jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…