Categories: METROPOLIS

Kendalikan Inflasi, Pemkot Pastikan Stok dan Harga Bapok Stabil

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura menggelar High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi dan Jaminan Ketersediaan Bahan Pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (24/2), di Ruang Rapat Wali Kota.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, didampingi Asisten II Setda Kota Jayapura, Abdul Majid. Pertemuan ini dihadiri para distributor, instansi teknis, unsur Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan strategis lainnya.

HLM ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Jayapura dalam memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

Upaya ini juga merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat yang secara rutin menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi setiap pekan.

Dalam arahannya, Rustan Saru menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan agenda prioritas daerah, terutama menjelang hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Momentum Ramadan dan Idul Fitri biasanya diikuti dengan lonjakan permintaan bahan pokok. Karena itu, kita harus memastikan stok tersedia dan harga tetap stabil agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, perwakilan Polresta Jayapura Kota melalui Satgas Saber Pangan Daerah memaparkan langkah-langkah strategis yang akan diperkuat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Pertama, pengawasan distribusi dan ketersediaan stok bahan pokok strategis dilakukan secara menyeluruh, mulai dari distributor besar hingga tingkat pengecer. Langkah ini bertujuan mencegah terjadinya penimbunan (hoarding), distribusi tidak wajar, maupun pengurangan pasokan secara sengaja yang berpotensi memicu kelangkaan dan kenaikan harga.

Kedua, Satgas Saber Pangan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melakukan praktik curang, seperti penimbunan, manipulasi distribusi, serta permainan harga yang merugikan masyarakat.

Ketiga, dalam pengawasan harga dan stabilitas pasar, kepolisian akan terus berkoordinasi dengan dinas teknis, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Bank Indonesia guna memantau kewajaran harga di pasar tradisional maupun modern.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tinggi Minat Orang Tua, Penerimaan Murid Baru Terkendala Fasilitas Gedung

  Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…

2 hours ago

Mendagri Canangkan Program Bedah Rumah Serentak di Kampung Mosso

   Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…

8 hours ago

23 Rumah Warga Akan Direhabilitasi

   Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…

9 hours ago

Pemprov dan Pemkot  Diminta Tindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri 

  Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…

10 hours ago

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

16 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

17 hours ago