Kepala Stasiun Meteorologi Maritim itu menjelaskan, waspada potensi gelombang tinggi akan mencapai 1.25 – 2.5 meter di Samudera Pasifik utara Papua. Kemudian Angin Kencang dengan kecepatan 25-30 knot berpotensi terjadi di Samudera Pasifik utara Papua. Angin kencang dengan kecepatan mencapai 20 knot juga berpotensi terjadi di Perairan Biak, Perairan Waropen, Teluk Cenderawasih dan Perairan Jayapura-Sarmi.
Kondisi angin kencang ini kata dia, dapat mempengaruhi peningkatan tinggi gelombang di Perairan utara Papua. Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG.
“Kami menghimbau kepada masyarakat dan pelaku kegiatan di wilayah Perairan utara Papua untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG,” jelasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengungkapkan, hingga kini pesawat yang ditembak…
Menurut Kajari, esensi dari undang-undang tindak pidana korupsi adalah pemulihan keuangan negara. Sehingga siapa saja…
“Untuk sementara kami fokus menyelesaikan tunggakan perkara terlebih dahulu sehingga hal tersebut menjadi prioritas agar…
‘’Intinya masih banyak yang harus kita lakukan dan baru sedikit yang kita lakukan dan kita…
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Warsono, mengatakan layanan penukaran tersebut merupakan bagian dari program…
Pasalnya, saat kedatangan kapal, mereka kerap mengambil tindakan berbahaya dengan memanjat ke atas kapal saat…