Kepala Stasiun Meteorologi Maritim itu menjelaskan, waspada potensi gelombang tinggi akan mencapai 1.25 – 2.5 meter di Samudera Pasifik utara Papua. Kemudian Angin Kencang dengan kecepatan 25-30 knot berpotensi terjadi di Samudera Pasifik utara Papua. Angin kencang dengan kecepatan mencapai 20 knot juga berpotensi terjadi di Perairan Biak, Perairan Waropen, Teluk Cenderawasih dan Perairan Jayapura-Sarmi.
Kondisi angin kencang ini kata dia, dapat mempengaruhi peningkatan tinggi gelombang di Perairan utara Papua. Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG.
“Kami menghimbau kepada masyarakat dan pelaku kegiatan di wilayah Perairan utara Papua untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG,” jelasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…