Kepala Stasiun Meteorologi Maritim itu menjelaskan, waspada potensi gelombang tinggi akan mencapai 1.25 – 2.5 meter di Samudera Pasifik utara Papua. Kemudian Angin Kencang dengan kecepatan 25-30 knot berpotensi terjadi di Samudera Pasifik utara Papua. Angin kencang dengan kecepatan mencapai 20 knot juga berpotensi terjadi di Perairan Biak, Perairan Waropen, Teluk Cenderawasih dan Perairan Jayapura-Sarmi.
Kondisi angin kencang ini kata dia, dapat mempengaruhi peningkatan tinggi gelombang di Perairan utara Papua. Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG.
“Kami menghimbau kepada masyarakat dan pelaku kegiatan di wilayah Perairan utara Papua untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG,” jelasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…