

Siswa beramai-ramai pulang dengan dengan muka sedih dan kecewa, Karena Presiden Jokowi tidak melintas di Wilayah Entrop, Distrik Jayapura Selatan, kota Jayapura, Selasa (23/7) kemarin. (Foto Jimi cepos)
JAYAPURA – Rasa kecewa terbesit di wajah ratusan pelajar yang yang menunggu presiden tak kunjung lewat. Wajahnya terlihat sangat kecewa sebab semenjak pagi sudah menunggu di pinggir jalan yang katanya presiden Jokowi akan lewat.
Ratusan pelajar tersebut tergabung dari tingkat SD, SMP, SMA, dan guru-guru di Wilayah Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura mengaku sangat kecewa karena Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tidak melintasi di wilayah itu.
Padahal dari pukul 06.00 WIT hingga pukul 08.00 WIT ratusan siswa telah berbaris rapi dan membuat pagar betis untuk menyambut sang Presiden.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi terlihat para siswa beramai-ramai pulang dengan dengan muka sedih dan kecewa. Yang tadinya mereka bermaksud menyambut kedatangan Jokowi dengan senang dan bahagia namun diganti dengan rasa kecewa dan sedih.
Salah seorang guru Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tak mau menyebutkan namanya menyampaikan rasa kekecewaan. Dia mengatakan dari pukul 06.00 WIT pihaknya sudah standbye untuk mendampingi anak-anak dan melihat orang nomor satu di Indonesia itu lewat.
“Kita sudah dari pagi di sini bersama anak-anak, kurang lebih dari jam 06.00 WIT bahkan sebelum jam segitu juga kita sudah di sini bersama anak-anak, mau lihat presiden Jokowi lewat,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (23/7/2024).
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…