Tambah Kepsek pihaknya turut mengikuti kebijakan pemerintah Kota Jayapura. Ia menyampaikan, sesuai dengan instruksi Wali Kota Jayapura untuk SPMB tahun ajaran 2025 semua siswa baru diarahkan untuk membeli baju di luar sekolah, dikarenakan pihak sekolah tidak lagi menyediakan.
“Sesuai dengan instruksi bapa walikota, mereka (Siswa baru) beli di luar sekolah. Kita mengikuti saja kebijakan dari beliau (Walikota Jayapura),” kata Amarta.
Frans menjelaskan, di SMKN 3 Jayapura memiliki banyak jenis baju diantaranya, baju praktek, seragam batik, seragam identitas, dan lainnya. Frans mengkhawatirkan siswa baru bisa melengkapi dengan seragam itu, mengingat ketersediaan alat dan barang di Papua khususnya di Kota Jayapura terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang ada. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Koordinator Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur dan…
ETLE Drone ini mulai dioperasikan pada Januari 2026 oleh Subdirektorat Penindakan dan Penegakan Hukum (Subdit…
"Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog…
Umar menjelaskan, dalam UU ITE yang baru dipertegas mengenai batasan substansial tentang jenis kebohongan digital…
Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya belum memutuskan atau menyetujui kenaikan gaji…