Categories: METROPOLIS

Lonjakan Penumpang 100 Persen, Pelni Pastikan Tidak Lebihi Kapasitas

Suasana masyarakat yang akan berangkat menggunakan kapaln KM Gunung Dempo di Pelabuhan Yos Sudarso Kota Jayapura, Jumat (24/5) malam. Tingginya harga tiket pesawat terbang membuat masyarakat memilih pulang kampung lebaran lebih awal dengan menggunakan kapal. (FOTO : Elfita/Cepos)

JAYAPAURA – Terkait dengan momen hari raya Idul Fitri dan mahalnya harga tiket pesawat, Pelni akui lonjakan penumpang mencapai 100 persen dari hari normal. Hanya saja kali ini sistem pelayanan Pelni Jayapura sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Para penumpang yang menggunakan angkutan laut dibatasi masing-masing kapal hanya bisa mengangkut 2.000 penumpang tidak lebih, hal tersebut disesuikan dengan kapasitas kapal.

Kepala Pelni Jayapura, Harianto Sembiring mengatakan sampai dengan saat ini angkutan penumpang kapal laut masih dibatasi yakni sebanyak 2.000 penumpang hal ini akan dilakukan sampai dengan kapal terakhir tanggal 27 dan 28 Mei 2019.

“Pembatasan jumlah penumpang yang kami lakukan ini untuk menjaga kenyamanan dari para penumpang kapal dan sekaligus menertipkan aturan bagi para penumpang yang selama ini belum kami lakukan,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (24/5).

Diakuinya, permintaan penumpang yang melebihi kapasitas pihaknya alihkan untuk menggunakan kapal berikutnya. Pihaknya masih menyediakan dua kapal terakhir untuk melayani permintaan masyarakat yakni KM. Ciremai dan KM. Tidar yang melayani di tanggal 27 dan 28 Mei 2019 dengan jadwal kapal masuk pukul 13. 00 WIT. Kedua kapal tersebut sebagai kapal terakhir sebelum hari raya Idul fitri.Selanjutnya kapal yang akan akan masuk sebagai arus balik pada tanggal 10 Juni mendatang.

Diakuinya tidak semua penumpang yang naik kapal penumpang merupakan tujuan ke wilayah barat ada juga yang intra Papua sehingga masih ada peluang untuk penumpang lainnya yang ingin melanjutkan perjalan dari daerah-daerah lainnya yang ada di Papua untuk ke pulau Jawa.

“kami prediksikan sampai dengan hari terakhir pengoperasian angkutan kapal akan tetap dibatasi 2.000 penumpang dan diharapkan jumlah tersebut bisa tercapai guna menjaga kenyamanan penumpang dan peningkatan pelayanan kami bagi masyarakat,” jelasnya. (ana/gin)

newsportal

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

18 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

19 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

21 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

22 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

23 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

1 day ago