Ia menyebut, saat ini sudah ada lima koperasi yang dalam tahap pembangunan fisik dan ditargetkan segera beroperasi. Dengan demikian, pengurus diharapkan siap menjalankan kegiatan usaha begitu fasilitas tersedia. Salah satu peserta pelatihan, Sekretaris Koperasi Merah Putih Nendali, Erick Wally, mengaku pelatihan tersebut sangat membantu dalam memahami pengelolaan koperasi. “Awalnya kami masih bingung, tapi setelah pelatihan ini kami mulai memahami bagaimana menjalankan koperasi ke depan,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah terus memberikan pendampingan, terutama dalam peningkatan sumber daya manusia, agar koperasi dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan pelatihan ini, diharapkan koperasi Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi kampung, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi di Kabupaten Jayapura. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…