

Suasana salah satu sudut di Kampung Nelayan. Dinas Pariwisata akan kembali mengangkat potensi wisata di Kampung Nelayan lewat satu festival yang akan digelar Juni 2024 mendatang. (foto:Dok/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Papua akan menjadikan Kampung Nelayan Hamadi, Kota Jayapura, Papua sebagai destinasi wisata populer di daerah itu melalui Festival Kampung Nelayan yang rencananya akan berlangsung pada Juni 2024.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury mengatakan Festival Kampung Nelayan dilaksanakan dalam rangka untuk mengembangkan tetapi juga menggali potensi ekonomi lokal di sekitar kawasan tersebut.
“Selain itu selama pelaksanaan ajang itu ada lomba perahu hias, dayung tradisional, dan Tik tok dalam rangka mempromosikan dan pemasaran Kampung Nelayan Hamadi,” katanya di Jayapura, Selasa,.
Menurut Nahumury, Festival Kampung Nelayan 2024 juga akan melibatkan sanggar dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan itu sehingga merak juga mendapatkan dampak dari pelaksanaan ajang ini.
Dia menjelaskan tagline ajang tersebut ialah “Jayapura Makan Ikan Asar” maka selama pelaksanaan festival yang berlangsung selama tiga hari ini akan ada bazar ikan asar, seni pertunjukan dan juga pameran UMKM.
“Ada paket wisata yang akan kami ditawarkan kepada pengunjung juga untuk bisa mengelilingi kawasan Kampung Nelayan Hamadi dengan menggunakan perahu nelayan atau kapal milik Dinas Perhubungan Kota Jayapura,” ujarnya.
Page: 1 2
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…