Categories: METROPOLIS

Keluhkan Jalan Masuk STIKOM Putus Total

Kondisi jalan masuk menuju perumahan BTN kompleks STIKOM rusak parah. Pemerintah diminta untuk segera merespon kondisi jalan tesrebut. ( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA –  Salah satu ruas jalan menuju Kampus STIKOM Jayapura tepatnya di Tanah Hitam Abepura, Kota Jayapura putus total, yang diakibatkan oleh banjir yang melanda wilayah Kota Jayapura beberapa bulan lalu.

 Wakil Ketua II STIKOM Muhammadiyah Jayapura, Abdul Qadir mengakui bahwa ruas jalan yang merupakan pintu masuk Kampus STIKOM Jayapura tersebut sudah tidak bisa dilewati, dan sangat menggangu aktivitas kampus bahkan juga masyarakat yang ada di Komplek STIKOM Jayapura tersebut.

“Aktivitas di kamus STIKOM Jayapura saat ini menurun drastis, bagaimana tidak jalan masuk putus total dengan kondisi seperti itu tentu mahasiswa yang membawa kendaraan sangat terganggu sekali,” jelas Qadir saat ditemui Cenderawasih Pos, Rabu (24/04).

 Lanjutnya bahkan penerimaan mahasiswa baru di kampus STIKOM juga ikut terpengaruh, dimana  saat ini sudah masuk gelombang ke dua pendaftaran hanya 2 orang saja yang mendaftar, padahal tahun sebelumnya saat gelombang pertama suda mencapai ratusan orang apalagi gelombang kedua.

 Hal serupa yang dikatakan oleh salah satu masyarakat, Indah yang tingal di perumahan BTN kompleks STIKOM tersebut mengakui bahwa, rusaknya jalan tersebut sudah berlangsung sejak Februari 2019. “Kami sudah memberikan laporan laporan kepada pemerintah namun sampai saat ini belum ada kejelasan atau tindakan, hingga jalan tersebut juga sudah tidak digunakan lagi, “ujar Indah.

 Dimana pihaknya mengakui bahwa beberapa waktu lalu masyarakat dan pihak Kampus telah sepakat untuk melakukan perbaikan terhadap ruas jalan tersebut namun ada orang yang menghalang dan mengklaim bahwa jalan tersebut adalah milikinya, untuk itu masyarakat harus bayar ganti rugi terlebih dahulu baru bisa melakukan perbaikan.

“Seharusnya pemerintah hadir untuk menyelesaikan persolan ini, sehingga masyarakat tidak dipersulit dalam hal ini segala aktivitas tergangu dengan putusnya akses jalan masuk tersebut apalagi untuk menganti rugi seperti yang diklaim pemilik sebagian ruas jalan tersebut,”tegasnya.(kim/wen) 

newsportal

Recent Posts

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

59 minutes ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

2 hours ago

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…

3 hours ago

Pemerataan Akses Energi Harus Jangkau Kampung Terpencil

   “Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…

4 hours ago

Kebutuhan Meningkat, PMI Ajak Warga Rutin Donor Darah

  Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…

5 hours ago

12 Tahun Injil di Skouw, Abisai Rollo: Generasi Muda Harus Takut Tuhan

   Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…

7 hours ago