

Ratusan anak Papua yang mengikuti kegiatan pelatihan soft skill di GOR Uncen, Sabtu (22/3). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Tidak dipungkiri dalam dunia kerja membutuhkan skill dan soft skill. Dua hal ini tidak bisa dipisahkan. Skill adalah kemampuan atau keahlian yang dimiliki seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas tertentu. Skill dapat diperoleh melalui pengalaman, pelatihan, atau pendidikan.
“Soft skill adalah kemampuan atau keahlian yang tidak terkait langsung dengan pekerjaan atau bidang tertentu, tetapi sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan kesuksesan seseorang dalam berbagai aspek kehidupan.” ungkap Motivator Papua, Jose Ohee, Sabtu (21/3).
Karena itu, Jose Ohee membuka kegiatan pelatihan tenaga kerja, tapi fokusnya di soft skill, mulai dari bagaimana melamar pekerjaan dan bersaing di dunia pekerjaan.
“Jadi karena anak-anak Papua ini selalu kalah, misalnya mau membuat lamaran pekerjaan tidak tahu caranya yang benar bagaimana. Karena tidak ada yang kasih tahu,” ujarnya.
Kemudian hal lain itu soal penampilan, mereka selalu kalah. Sebenarnya mereka punya kemampuan, tapi karena casingnya itu kurang menarik dan pada akhirnya mereka selalu kalah bersaing. Kemudian setelah bekerja juga mereka kurang etos, ketahanan, cepat tersinggung. “Bidang inilah yang menurut saya kurang diperhatikan,”ungkapnya.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…