“Hari ini kami memberikan orientasi kepada tiga SPPG dari total 23 di Kota Jayapura. UNICEF hadir untuk memberikan contoh serta inovasi dalam penguatan MBG,” jelasnya.
UNICEF menilai pelatihan ini penting untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar higienitas dan gizi. Selain itu, UNICEF ingin memberikan gambaran kepada pemerintah daerah bahwa program MBG membutuhkan keterlibatan aktif dari OPD lain.
Dr. Agus Sri Winarto dari Direktorat Kesejahteraan Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes RI menjelaskan bahwa pelatihan orientasi digelar selama dua hari dan mencakup berbagai aspek teknis pengelolaan makanan bergizi gratis.
“Kami memberikan pelatihan terkait tugas SPPG, standar gizi, standar keamanan pangan, persiapan, penyimpanan, pengolahan, penyajian, hingga distribusi makanan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan ahli gizi di SPPG sangat menentukan keberhasilan program MBG. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Selain itu, langkah inventarisasi dan pengembangan ini tidak sekadar bertujuan menjaga warisan nilai historis…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…