Pembangunannya pun masih di tempat semula, namun akan dibangun ke tempat yang tekstur tanahnya padat. “Nanti digeser ke belakang sedikit, karena tempat yang semula terutama bagian depan gestur tanahnya tidak bagus,” kata Nyoman.
Untuk biaya pembangunananya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Sebab kerusakannya telah dilaporkan ke Kemenkes.
“Seluruh kerusakan gedung kita sudah cek, dan laporannya sudah di Kementrian Kesehatan,” ujarnya.
Untuk biaya pembangunan, akan menelan anggaran sebesar Rp 10,5 Miliar . Dana tersebut dipergunakan untuk membangun gedung baru. “Nantinya gedung lama kita robohkan dan bangun gedung baru,” tandasnya.
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…