Pembangunannya pun masih di tempat semula, namun akan dibangun ke tempat yang tekstur tanahnya padat. “Nanti digeser ke belakang sedikit, karena tempat yang semula terutama bagian depan gestur tanahnya tidak bagus,” kata Nyoman.
Untuk biaya pembangunananya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Sebab kerusakannya telah dilaporkan ke Kemenkes.
“Seluruh kerusakan gedung kita sudah cek, dan laporannya sudah di Kementrian Kesehatan,” ujarnya.
Untuk biaya pembangunan, akan menelan anggaran sebesar Rp 10,5 Miliar . Dana tersebut dipergunakan untuk membangun gedung baru. “Nantinya gedung lama kita robohkan dan bangun gedung baru,” tandasnya.
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…