

Rinto Pakpahan
JAYAPURA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jayapura akan menertibkan alat peraga berupa baliho maupun banner sosialisasi dari masing masing Calon Kepala Daerah (Cakada) yang bertebaran di wilayah Kota Jayapura.
Penertiban Baliho ini dilakukan berdasarkan aturan Pemilukada 2024. Dimana sebelum masa kampanye, Paslon tidak diperkenankan memasangkan alat praga baik berupa sosialisasi tapi juga kampanye yang dipasang di tempat umum yang ada di Kota Jayapura.
“Saat ini baliho yang ada alat peraga sosialisasi, namun yang kita sayangkan penempatannya yang menggangu ketertiban umum,” ujar Komisioner Bawaslu Kota Jayapura Rinto Pakpahan, saat ditemui di Hotel Grand Abepura, Jumat (20/9).
“Penertiban alat praga sosialisasi tersebut akan dilakukan bersama Satpol PP Kota Jayapura. Secara aturan, penertiban alat peraga tugas KPU, kami hanya koordinasi, dan nati yang tertibkan itu tugasnya Satpol PP,” jelasnya.
Lebih lanjut untuk penetapan zona pemasangan alat peraga kampanye sedang dalam rapat koordinasi, baik KPU maupun Bawaslu serta instansi pemerintah. Namun secara prinsip akan ditetapkan pada zona zona yang tidak mengganggu ketertiban umum. Penertiban direncanakan Senin (23/9) hari ini hingga Rabu (25/9).
“Intinya sebelum masa kampanye alat peraga sosialisasi ini harus dibersihkan,” kata Rinto.
Diapun mengimbau kepada pasangan calon kepala daerah tidak memasangkan balio maupun banner, baik berupa sosialisasi ataupun kampanye di luar dari zona yang akan ditetapkan KPU bersama Bawaslu serta instansi pemerintah Kota Jayapura.
“Karena selain melanggar aturan kita juga wajib patuhi tata kota ini agar terlihat bersih,” ujarnya.
Adapun pemasangam alat peraga kampanye mulai dibuka 26 September sampai 23 November 2024 sesuai tahapan masa kampanye kandidat calon kepala daerah. “Nanti 3 hari jelang Pilkada semuanya harus dibersihhkan, karena sudah masuk masa tenang,” jelasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…
Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…