“Saya juga berharap para OPD harus transparan dalam mengelola aset Daerah ini, sehingga jelas pengadaan dan fungsinya,” ungkapnya.
Menurut Rustan Saru, pengelolaan aset yang salah dapat menjadi temuan dalam audit, terutama terkait dengan aset daerah. Kesalahan ini bisa berupa ketidaksesuaian data, kelemahan sistem, kurangnya pemeliharaan, prosedur yang tidak tepat, hingga penyalahgunaan aset. Akibatnya, nilai aset bisa tidak akurat, pemantauan sulit dilakukan, dan laporan keuangan menjadi tidak tepat.
“Maka perlu digarisbawahi oleh semua OPD, tidak boleh main-main dengan aset yang ada,” tegasnya.
Rustan Saru juga memberikan apresiasi kepada semua pihak khususnya Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku, KPKNL Jayapura yang sudah membuka ruang untuk melakukan Bimtek dengan Pemkot Jayapura. Dimana peserta Bimtek ini merupakan perwakilan dari semua OPD terkait, khususnya OPD yang mengelola aset daerah. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…
Plt Kepala Bandara Mopah Merauke Blasius Basa, S.Sos, MM, kepada wartawan mengungkapkan, penggunaan portal parkir…
Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Papua Dr. Elia Waromi, S.Pd., M.Pd, data guru…
Almarhumah sendiri telah divonis bersalah dan saat sedang menjalani pidananya tersebut meninggal dunia karena sakit.…
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam,…
Plt Sekda Jayawijaya Petrus Mahuse, AP, M.Si menyatakan, pemerintah sangat bersyukur kepada Tuhan karena sejak…