Karena itu, dia berharap ketika ada penerimaan murid baru yang hampir setiap tahun terjadi persoalan, bisa teratasi. Sebab, selama ini masalah antara daya tampung dengan pendaftar di sekolah Negeri tertentu yang ada di Kota Jayapura, tidak berimbang.
“Selama ini anak-anak atau siswa yang dari Heram kalau mau cari SMA Negeri itu larinya ke SMA Negeri 1 Abepura, selain di Buper SMA Negeri 3, tetapi juga sampai di SMA Negeri 4 Kota Jayapura,” ujarnya.
Karena itu, dia meminta Dinas Pendidikan Kota Jayapura untuk memperlakukan kembali sistem zonasi dalam penerimaan siswa-siswi baru di tahun ajaran baru nanti. Sehingga anak-anak siswa baru yang berasal dari wilayah Heram bisa mendaftar di sekolah SMA Negeri 7 Kota Jayapura itu. Persoalan bagaimana meningkatkan kapasitas kompetensi, dari sekolah baru ini, ke depannya terus berproses.
“Tadi saya sudah minta kepala sekolah jajaran guru dan Dinas Pendidikan, harus mampu melakukan perubahan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, baik di sarana prasarana kemudian guru dan kompetensi siswa, di SMA Negeri 7, sehingga dia mampu bersaing dengan SMA-SMA dengan anak SMA yang sebelumnya ada di Kota Jayapura,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…