

Sejumlah pegawai di Dinas Kesehatan Kota Jayapura saat melakukan Rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan selama 1 tahun, Kamis (21/12). (FOTO:Mboik/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Kesehatan Kota Jayapura melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi pelaksana deteksi dini, preventif dan respon penyakit. Rakor ini guna membahas kinerja yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sepanjang tahun 2023.
“Ini akhir tahun dan kita mesti membahas apa kinerja kita sepanjang tahun 2023 seperti capaian seperti apa, masalahnya dimana dan tahun depan kita bagaimana,”kata Ni Nyoman Sri Antari, Kamis (2/12).
Pembahasan ini penting supaya tahun berikutnya pelaksanaan kegiatan di dinas kesehatan terutama yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal lagi. Adapun menjadi poin penting yang dilakukan evaluasi terutama terkait dengan surveilans imunisasi, penyebaran penyakit menular dan penyakit tidak menular yang dialami oleh masyarakat di kota Jayapura.
“Melalui kegiatan ini, bisa dilihat bersama terkait hasil kegiatan selama tahun ini.Memang ada yang sudah dicapai dan ada juga yang masih belum tercapai,”bebernya.
Karena itu salah satu upaya yang akan dilakukan pihaknya di tahun 2024 nanti adalah penanganan terhadap penyakit TBC yang mana akan ditargetkan sebanyak 4000 kasus yang harus tertangani. Hingga di 2023 baru ada 2000 lebih yang sudah ditemukan. Karena itu yang belum mencapai target ini akan terus dikerjakan di tahun yang akan datang.
“Kita mulai dari tempat ibadah datangi gereja kita lakukan sosialisasi dan sekaligus lakukan pemeriksaan. Sekolah juga demikian, kita datangi sosialisasi lakukan pemeriksaan kemudian asrama-asrama,”pungkasnya. (roy/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…