Categories: METROPOLIS

Seberangi Kolong Jembatan Youtefa, Seorang Pria Hanyut

JAYAPURA-Seorang warga bernama Yulius Wakum  (47) dilaporkan hilang terseret arus saat berenang  menyeberang di Pantai Holtekamp,  tepatnya di bawah kolong Jembatan Merah Youtefa yang berdekatan dengan pantai Cibery, Rabu (21/8) siang sekira pukul 14.00 WIT.

   Kasat Polairud Polresta Jayapura Kota, AKP Laurentius kordiali, SH., mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari salah seorang warga bernama John Sanadi warga Abepura pada, pukul 14.30 WIT di Kantor Polairud Jembatan Youtefa Enggros Distrik Abepura, Kota Jayapura.

  “Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 16.20 WIT di Pos Polairud Jembatan Youtefa, yang menyebutkan telah terjadi peristiwa orang tenggelam yang bertempat di bawah Jembatan Youtefa,” kata AKP Laurentius kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi, Rabu (21/8) sekira pukul 17.00 WIT.

   AKP Laurentius menjelaskan korban tenggelam pada Titik koordinat -2°35’39,78″S 140°42’46,656″E. Ia menambahkan korban, Yulius Wakum merupakan warga Abepura, tepatnya di Lingkaran Abe Lorong Kokas Distrik Abepura.

   Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan pengakuan saksi mata Restu, warga Kotaraja luar, mengatakan bahwa korban berenang di bawah kolong jembatan merah, namun karena arus kuat korban tidak berdaya dan pada akhirnya tengelam.

   “Korban mandi-mandi atau berenang di  bawah Jembatan Merah  dengan tujuan menyeberang ke pondasi tiang tengah Jembatan Merah, namun karena arus kuat saksi melihat korban tenggelam,” jelas AKP Laurentius.

  Hingga berita ini dimuat, korban belum ditemukan, sementara tim gabungan dari Basarnas, Satpolair Kota Jayapura dan para relawan serta keluarga korban masih berusaha untuk mencari. (kar/tri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

4 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

12 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

13 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

15 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

16 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

17 hours ago