

Direktur RS Ramela, Fredriks Y Hisage (topi hitam) saat menemui pasien di RS Ramela, Jumat (19/9) (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Direktur Rumah Sakit (RS) Ramela, Fredriks Y. Hisage, kembali menunjukkan komitmennya untuk mengedepankan kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan di Kota Jayapura. Kali ini, seorang bayi berusia tujuh bulan yang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terpaksa dilarikan ke RS Ramela oleh orang tuanya, Jumat (19/9).
Namun, di tengah pelayanan medis, diketahui bahwa pasien tersebut tidak memiliki kartu BPJS maupun jaminan kesehatan lainnya. Menghadapi kondisi itu, Fredriks mengambil langkah berani dengan kembali menaruh jabatannya sebagai jaminan agar pasien dapat segera mendapatkan layanan medis tanpa hambatan administrasi.
“Sesuai komitmen sejak saya dipercayakan memimpin RS Ramela, saya pastikan tidak ada masyarakat yang ditolak, hanya karena tidak memiliki BPJS atau kartu kesehatan,” ujar Fredriks saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di RS Ramela disela layani pasien tersebut.
“Semua harus mendapatkan pelayanan, terutama warga kurang mampu,” tegas Fredriks.
Kata Fredriks, orang tua pasien sendiri telah mendapatkan surat kurang mampu dari kelurahan atau kampung domisilinya. “Surat keterangan kurang mampu ini juga sebenarnya dasar yang kuat buat saya untuk mengambil keputusan agar pasien tetap harus dilayani,” tuturnya.
Page: 1 2
Terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, Theos mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus terus…
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Kota Jayapura, Dessy Wanggai, mengatakan DAU…
Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…
Susana jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 di Papua terlihat semarak. Meski dengan…
Dikatakan, momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Biak Numfor sangat Istimewa karena baru…
Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung…