Categories: METROPOLIS

Pemprov-Pemkab Pegubin Tak Boleh Diam

JAYAPURA- Kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap para petugas kesehatan (nankes) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang kini sudah memasuki beberapa pekan.

 Upaya evakuasi terhadap korban nankes di Kiwirok telah dilakukan oleh pihak TNI-POLRI. Salah satunya adalah tenaga nankes yang meninggal dunia, Gabriela Meilani yang telah dilakukan evakuasi oleh tim gabungan TNI-POLRI di Kiwirok untuk jenazahnya diterbangkan ke Jayapura.

 Oleh karena itu, Anggota Komisi V DPRP Papua yang juga merupakan perwakilan dari Dapil V yang meliputi Kabupaten Pegunungan Bintang, Yalimo dan Yahukimo, Tarius Mul, S.Sos, meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pegunungan Bintang untuk serius menangani kasus penyerangan terhadap para tenaga medis yang terjadi di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

 “Saya minta pemda tidak boleh diam, harus serius untuk menangani masalah yang terjadi di Kiwirok, karena ini masalahnya sudah terjadi, sehingga butuh keseriusan Pemda Pegubin untuk menanganinya,”tegasnya saat ditemui cenderawasih pos di Kota Jayapura, Selasa (21/9).

 Tarius menyampaikan, saat kasus penyerangan terhadap tenaga medis di Kiwirok, Pemda Pegubin belum berbicara hingga saat, padahal semua pihak sudah berbicara dan serius menangani persoalan ini, tetapi Pemda Pegubin belum mengambil sikap dalam menangani kasus yang terjadi di Kiwirok. 

 “Sebelum TNI-POLRI turun seharusnya pemerintah daerah turun selesaikan dulu. Harus turun di Kiwirok setelah itu baru TNI-POLRI turun, sehingga tidak ada masalah,” ujarnya.

 Politisi Partai Demokrat ini mempertanyakan pemda menyayangi masyarakat atau tidak, tidak boleh pemda tenang-tenang seperti tidak ada masalah saja. Oleh karena itu, pemda harus turun, sehingga masalah ini bisa diselesaikan segera.

 “Kiriwok dan sekitarnya. Batom dan sekitarnya merupakan bagian dari Pegunungan Bintang dan bukan dari kabupaten lain, sehingga kami berharap pemda bisa turun dan selesaikan, sehingga masalah ini tidak berkepanjangan dan masyarakat tidak menjadi korban lagi,” harapnya. (bet/wen)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago