Categories: METROPOLIS

Ikan di Pasar dan Swalayan Aman Dikonsumsi

Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Jayapura bersama Balai POM Jayapura dan Balai Karantina Ikan Jayapura mengambil sample ikan di pasar ikan Dok IX dalam kegiatan  pengawasan mutu hasil perikanan di pasar tradisional dan swalayan, Senin(21/9) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

*Masyarakat Tak Perlu Ragu Konsumsi Ikan dari Kota Jayapura 

JAYAPURA- Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Jayapura bersama Balai BPOM Jayapura dan Karantina Ikan Kota Jayapura melakukan pengawasan mutu hasil perikanan di pasar tradisional dan swalayan.  Pengambilan sampel ini dilakukan dari penjual ikan dari pasar Ikan Hamadi, Pasar Ikan penyangga di Dok IX, Hypermart Jayapura, maupun beberapa swalayan lainnya sampai di Waena, hari Senin (21/9) kemarin.

 Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan, Kota Jayapura, Gerry Ikanubun mengatakan pengawasan ini untuk mengetahui apakah produk-produk ini dalam penanganan dan pengolahannya menggunakan bahan berbahaya atau tidak untuk dikonsumsi.

   “Kita berusaha memberikan jaminan pada komoditi perikanan yang dipasarkan sehingga terjamin saat dikonsumsi oleh masyarakat, minimal ada jaminan produk perikanan yang beredar ini, tidak ada bahan tambahan dari makanan atau bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi manusia,” jelasnya. 

  “Selain itu,  kita juga mengetahui suplai kondisi ikan di pasaran baik olahan maupun segar karena kondisi saat ini dengan adanya virus Corona adanya penurunan produksi maupun tingkat konsumsi kepada masyarakat sehingga adanya masukan terkait dengan kondisi suplay dan konsumsi masyarakat,” ujarnya.

   Diakui, kegiatan pengawasan mutu hasil perikanan di pasar tradisional dan swalayan dilaksanakan pada saat melihat kondisi suplai ikan di masyarakat apakah hanya atau sedikit termasuk saat akan memasuki hari besar keagamaan, karena ini penting untuk menjamin ikan yang diolah dan dijual oleh penjual ikan tidak ada masalah.

   “Sejauh ini dalam melakukan pemantauan dan pengambilan sampel ikan yang sudah diteliti di pasar tradisional,swalayan, untuk produk perikanan baik beku, segar, olahan, semua masih dalam status aman artinya tidak ada bahan tambahan pengawet makanan, misalnya formalin, boraks dan lainnya,”ungkapnya.

  Jadi masyarakat yang mengkonsumsi ikan dari kota Jayapura seperti Kabupaten Keerom Kabupaten Jayapura atau daerah pegunungan tidak perlu khawatir, sebab  ikan yang dijual bebas dari bahan pengawet maupun bahan berbahaya lainnya. 

Ditegaskan juga jika ada  informasi yang mengatakan ada ikan dari Kota Jayapura mempunyai bahan tambahan yang berbahaya untuk dikonsumsi itu tidak benar, karena pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan.

   Ditempat sama, Pengawasan Mutu Hasil Perikanan Balai Karantina Ikan Jayapura Izaak A. menambahkan, pada prinsipnya pihaknya mendukung pengawasan jaminan mutu hasil produk perikanan di Kota Jayapura dengan mendukung proses pengujian sample ikan diambil dari lapangan dan sudah sesuai dengan protokol pengujian.

  Sehingga hasilnya benar-benar produk ini sesuai dan sudah teruji dan hasilnya akurat. Dimana selama ini dalam sampel pengujian ikan di Kota Jayapura aman untuk dikonsumsi, untuk bahan berbahaya belum pernah ditemukan.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Jayawijaya

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga sipil serta menjaga keberlanjutan roda pelayanan publik di…

23 minutes ago

Satpol PP Merauke Siap Tertibkan Kendaraan Antre BBM di Badan Jalan

Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay, mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga…

1 hour ago

Pelaku Penikaman di KM 10 Timika Ditangkap

Kedua pelaku diringkus petugas di Kampung Nduga, Kilometer 11, pada Minggu (13/9) pagi sekira pukul…

2 hours ago

Tak Hanya Kesiapan Armada dan Perlengkapan, Akses Jalan Juga Perlu Dievaluasi

   Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan penambahan armada dan fasilitas pemadam kebakaran. Menurut…

2 hours ago

Percepatan Rehablitasi dan Rekonstruksi Pasca Konflik di Wouma Menkopojukan Gelar Rakor

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)…

3 hours ago

Seni Budaya dan Kuliner Bisa Jadi Kekuatan Pariwisata Kabupaten Jayapura

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua, Nicky Mehue, mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten…

4 hours ago