

Salah satu mahasiswa magister Teknik Sipil Paulinus Tawer, yang mengikuti Ujian Tesis di Gedung Magister Teknik Sipil Uncen, Kamis (18/7) lalu. (foto:Karel/Cepos.)
JAYAPURA-Tiga Mahasiswa Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik Uncen mengikuti ujian hasil di Gedung Magister Teknik Sipil Uncen, Kamis (18/7) kemarin.
Ketua Prodi Magister Teknik Sipil, Dr. Mujiati, mengatakan Mahasiswa yang mengikuti ujian akhir ini, adalah angkatan ketiga di Prodi Magister Teknik Sipil Uncen.
Adapun Prodi S2 Teknik Sipil ini mulai dibuka sejak tahun 2021 lalu. Seiring perkembangan waktu animo masyarakat terhadap S2 Teknik Sipil cukup tinggi. Dimana hingga angkatam ketiga saat ini jumlah lulusan sudah 23 Mahasiswa.
“Yang ujian hari ini (Kamis red) sudab angkata ke tiga, kalau ditambah dengan mereka maka jumlah lulusan Kita sudah lebih dari 23 orang,” jelasnya kepada awak media.
Dijelaskan, melanjutkan studi Magister Teknik Sipil, maka para calon mahasiswa wajib melampirkan beberapa persyaratan, diantaranya Ijasah trakhir (S1), Transkip Nilai dengan IPK 2,75, kemudian akan mengikuti tes TPA, dan tes Toefel serta persyaratan lain yang harus dipenuhi. “Jangka waktu pendikannya 4 semeter,” kata Mujiati
Sementara itu syarat utama yang harus diselesaikan oleh Mahasiswa Prodi Magister Teknik Sipil salah satunya mempublikasi karya ilimah atau journal ke tingkat nasional maupun internasional.
Publikasi journal ini akan dibimbingi langsung oleh tim pengawas, tapi juga dibantu oleh Dinas PU, dan Kementrian Pekerjaan Umum. “Kalau sudab publikasi journal, baru bisa ikut ujian hasil,” tuturnya.
Di tempat yang sama peserta ujian Magister Teknik Sipil Paulinus Tawer mengatakan magister Teknik Sipil Uncen sangat jauh berbeda dengan Magister lain di luar Uncen.
Dimana proses pendidikan di Magiter Teknik Sipil ini sangat jelas, karena Mahasiswa Calon Magister wajib berkuliah layaknya mahasiswa reguler. “Dari pengalaman saya pernah kuliah diluar daerah, banyak orang itu hanya ambil gelar tapi tidak lernah kuliah, kalau di Teknik Sipil Uncen Kita wajib kuliah baru bisa ikut ujian,” ujarnya.
Sehingga diapun mengharapkan anak anak Papua tidak perlu ragu untuk mengambil S2 di Teknik Sipil Uncen. Sebab kualitas pendidikan di uncen dengan di luar, sunggu sangat jauh berbeda.(rel/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…