Categories: METROPOLIS

Truk Pengangkut Penumpang Bakal Dirazia

Tanpa Safety Belt, 18 Sopir Ditegur

JAYAPURA-Operasi Patuh Cartenz 2022 yang sudah berjalan selama ini ternyata tidak hanya melakukan razia kepada motor maupun mobil, tetapi menyasar pada truk tronton. Kendaraan dengan delapan hingga sepuluh roda ini kerap dianggap sebagai biang kemacetan, apalagi jika beroperasi pada siang hari dan berada di tanjakan. Tak sedikit yang segan untuk menyalip karena memang beresiko.

  Dari operasi yang dilakukan di Pantai Hamadi Selasa (21/6) kemarin,  Satuan Lalulintas Polresta Jayapura Kota berhasil menjaring 18 truk yang dianggap melanggar. Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Pillomina Ida Waymramra, S.E., S.IK mengatakan, dalam pelaksanaan razia Operasi Patuh pihaknya  juga mengecek truk tronton.

   “Dari hasilnya, kami berhasil jaring 18 kendaraan yang melakukan pelanggaran dimana 13 pengendara tidak ada yang menggunakan safety belt atau sabuk pengaman. Ini berkaitan dengan keselamatan di jalan raya,” beber Kompol Ida.

  Lebih lanjut Kompol Ida mengatakan, dari total 18 kendaraan yang terjaring selain tidak menggunakan sabuk pengaman, lima lainnya  menyangkut muatan. Banyak sekali tronton digunakan untuk mengangkut orang atau penumpang dan itu sudah menyalahi.

   “Hari ini kami menyasar  mobil-mobil maupun truk muatan, guna meminimalisir terjadinya kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya, terutama pengemudi mobil maupun truk tersebut,” ujarnya.

  Ia pun mengimbau kepada para pengemudi mobil maupun truk yang terjaring agar dapat mengutamakan keselamatan saat berlalulintas di jalan raya, karena ada keselamatan pengguna jalan lainnnya juga yang harus dijaga. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago