“Pemkot ingin memastikan ketika pasar kembali aktif, para pedagang bisa berjualan dengan aman dan nyaman tanpa adanya pungutan-pungutan yang mengatasnamakan adat,” tegasnya.
Rustan menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak adat menjadi hal penting demi menciptakan suasana pasar yang tertib, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kota Jayapura berharap, setelah seluruh tahapan selesai dan kesepahaman bersama tercapai, Pasar Entrop dapat kembali beroperasi normal serta menjadi pusat aktivitas perdagangan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat maupun pedagang.(kim)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…