Categories: METROPOLIS

Sepuluh Bulan Lebih, Misteri Kematian Nur Aulya Belum Terungkap

JAYAPURA–Sepuluh bulan telah berlalu, namun misteri kematian Nur Aulya (3), bocah perempuan asal Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, masih belum terpecahkan. Kasus yang sempat mengguncang perhatian publik ini, hingga kini terus menyisakan tanda tanya besar, baik bagi keluarga maupun masyarakat.

Nur Aulya dilaporkan hilang dari kediaman orang tuanya pada Minggu, 30 Maret 2025. Upaya pencarian yang dilakukan keluarga dan aparat kepolisian akhirnya berujung duka. Empat hari kemudian, tepatnya 2 April 2025, tubuh bocah malang itu ditemukan tak bernyawa di sebuah kolam di belakang rumahnya.

Temuan tersebut langsung memicu penyelidikan intensif oleh Polresta Jayapura Kota. Pasalnya, kondisi korban dinilai tidak wajar, sehingga menimbulkan dugaan adanya unsur lain di balik kematian Nur Aulya.

Sejak kasus ini mencuat, kepolisian telah melakukan berbagai langkah penyelidikan. Mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat korban. Bahkan, orang tua korban pun telah dimintai keterangan secara mendalam, termasuk melalui pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kebohongan (Lie detector).

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sedikitnya 28 orang saksi telah diperiksa. Olah TKP pun dilakukan berulang kali secara menyeluruh, mengingat olah TKP awal belum memberikan hasil signifikan.

“Sampai sekarang kami belum menemukan alat bukti yang cukup untuk mengungkap kasus ini,” ujar Kombes Pol Fredrickus, Selasa (20/1).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyelidikan tidak dihentikan. Tim penyidik terus melakukan pendalaman secara intensif, termasuk menginventarisasi ulang seluruh hasil olah TKP dan menyinkronkan barang bukti dengan keterangan para saksi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

2 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

10 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

11 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

12 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

13 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

16 hours ago