Dalam rapat pleno tersebut, peserta juga membahas arah program TPAKD untuk 2026 hingga 2027. Fokusnya adalah mengembangkan komoditas unggulan Papua melalui penguatan ekosistem pembiayaan, mulai dari sektor perikanan dan kelautan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
Andry menegaskan, pengembangan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar setiap sektor memiliki akses terhadap layanan jasa keuangan yang memadai.
“Kami menyamakan persepsi mengenai komoditas apa yang akan didorong ke depan. Pemerintah daerah, OJK, BI, sektor jasa keuangan, dan perbankan semuanya memiliki peran dalam memperkuat ekosistem tersebut,” jelasnya.
Dikatakan, melalui penguatan TPAKD, diharapkan tingkat inklusi keuangan masyarakat terus meningkat, akses modal bagi UMKM semakin luas, serta potensi ekonomi lokal dapat berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah yang berkelanjutan. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…
Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…