Categories: METROPOLIS

Potensi Pariwisata Papua Tinggi, BI Siap Promosikan

JAYAPURA – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Faturachman mengatakan bahwa dalam Festival Cenderawasih 2024 di eks Terminal PTC Entrop, BI mengusung berbagai hal, salah satunya adalah meningkatkan potensi pariwisata di Provinsi Papua.

“Dalam Festival Cenderawasih 2024 ini kita memang ada beberapa hal yang kita usulkan terutama cinta bangga paham rupiah,” kata Faturachman kepada awak media, Jumat (17/5).

   Dia menjelaskan yang Pertama, Cinta bangga paham rupiah, ini musti terus dilakukan bertujuan   supaya masyarakat bisa tahu ciri-ciri kekhasan uang dan bagaimana merawat uang. Yang  terpenting adalah masyarakat tidak menjadi korban dengan peredaran uang palsu.

   Kedua, pengembangan UMKM. Dia mengatakan peran UMKM sangat besar dalam perekonomian. “Peran UMKM ini sangat tinggi dan ekonomi kita banyak dibentuk dan disumbangkan dari UMKM,” jelasnya.

   Ketiga Pariwisata, Faturachman mengatakan Papua mempunyai potensi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pertumbuhan ekonomi bisa lebih kuat dan tahan, tidak hanya dari satu sektor saja tetapi melainkan banyak sektor.

   “Kalau satu sektor saja ibarat kita punya kaki itu satu saja, kalau digoyang dikit bisa jatuh itu, tetapi kalau sektor kita banyak maka pertumbuhan ekonomi kita kuat,” terangnya.

  Kemudian yang keempat, Inklusifitas ekonomi. Menurutnya, inklusifitas ekonomi adalah peningkatan pelaku ekonomi tidak hanya   korporasi tetapi juga UMKM. Oleh karena itu, dalam pengembangan pariwisata, musti ada konektifitas. BI  siap promosikan pariwisata yang ada di wilayah Papua ke daerah yang lain dan masyarakat juga harus mengambil bagian untuk pengembangan pariwisata.

   “Jadi kita melihat Papua punya potensi paling besar, pariwisata itu kalau kita kembangkan everybody Happy, dan masyarakat happy, karena di satu sisi lingkungan bersih,” ungkapnya.

  Kalau pariwisata terjaga, lanjutnya, banyak keuntungan dikarenakan ada Inklusifitas didalam seperti UMKM, perhotelan, dan juga ada sektor lainnya. “Dampaknya lebih inklusif, lebih menyeluruh, kepada masyarakat,” ujarnya. (cr-278/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Alur Perjalanan Dinas DPR Papua Ditelusuri

Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…

5 hours ago

SD YPK Elim Wouma Ludes Terbakar

Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…

6 hours ago

Napi Tipikor di Lapas Abepura Diperlakukan Sama

  Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…

6 hours ago

Kemarau Panjang Pengaruhi Peningkatan Inflasi di Papua Pegunungan

Badan Pusat Statistik  (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…

7 hours ago

Giliran 330 Guru Non OAP Ditarik dari Distrik-distrik

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…

7 hours ago

Ratusan Karyawan PT MNM Protes Soal Ketenagakerjaan

Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…

8 hours ago