Categories: METROPOLIS

Pertamina dan Pemkot Segera Tertibkan Pemain BBM Bersubsidi

JAYAPURA-Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota Jayapura bersama Pertamina dan juga sejumlah stakeholder terkait akan melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaraan umum yang selalu mengantre untuk membeli bahan bakar minyak  subsidi di Kota Jayapura.

   “Terkait dengan pelaksanaan penertiban dengan melibatkan lintas sektoral yang ada di Kota Jayapura dan juga di tingkat Provinsi Papua. Kita harapkan nanti dengan adanya kegiatan ini,   menjelang Natal dan tahun baru bisa kita atasi terkait dengan antrean tersebut,”kata Ziko Wahyudi, Sales Area Manager Retail Pertamina Papua, Rabu (18/12).

    Pihaknya dari PT Pertamina Jayapura selaku pelaksana tugas dari pemerintah pusat memastikan penyaluran BBM subsidi di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya selalu tepat sesuai dengan kebutuhan.

   “Terkait dengan antrean yang terjadi, kita butuh sinergi bersama antar lintas sektoral, untuk bisa bagaimana menangani nanti dari sisi Pertamina melakukan pembinaan terhadap SPBU dan menjamin mereka tidak melakukan pelanggaran sesuai dengan ketentuan,”  bebernya.

   Selanjutnya, PJ Walikota Jayapura Christian Sohilait itu menegaskan, pihaknya sudah mulai rapat dengan Pertamina terkait rencana penertiban kendaraan yang melakukan antrean panjang di beberapa SPBU di Kota Jayapura.

   Dia mengatakan, untuk semua pengguna mobil atau truk yang menggunakan BBM subsidi supaya tidak boleh lagi mengantre di pinggir-pinggir jalan di sekitar kawasan SPBU. Pihaknya akan mengatur jam tertentu untuk kendaraan-kendaraan tersebut boleh melakukan pengisian BBM dan tidak boleh mengantri.

   “Mereka hanya dilayani pada jam-jam tertentu dan tidak boleh ada antrean. Kalau sudah selesai waktu pulang dan besok lagi baru kembali,”ujarnya.

   Lebih lanjut dia mengatakan opsi berikut yang akan dilakukan dengan melakukan sweeping terhadap kendaraan-kendaraan yang mengantre. Apakah benar mereka memiliki dokumen yang sah dan tidak melanggar aturan.

   “Kami akan sweeping untuk memastikan apakah setiap kendaraan ada barcode atau mereka punya lebih barcode dalam satu mobil. Karena ada indikasi penimbunan dan lain-lain. Kami akan sweeping gabungan,”tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago