Iman menjelaskan, langkah tersebut akan menjadikan PPI Hamadi tidak hanya sebagai lokasi bongkar muat ikan. Tetapi juga pusat transaksi pengolahan hasil tangkap hingga distribusi antarpulau.
Oleh sebab itu, dengan adanya bantuan pembangunan dermaga yang mampu menampung kapal berukuran besar. Sehingga hasil tangkapan nelayan dapat dipasarkan lebih luas bahkan berpeluang ekspor.
“Di PPI Hamadi Jayapura, sekitar 90 persen nelayan Papua masih merupakan nelayan tradisional. Oleh sebab itu, penguatan fasilitas PPI Hamadi diharapkan mampu memberi kepastian harga yang adil, membuka lapangan usaha baru, serta meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor perikanan,” ujarnya.
Iman berkata, saat ini jumlah nelayan yang ada di PPI Hamadi berjumlah 1.181 orang. Untuk jumlah nelayan OAP sebanyak 256 orang. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…