Iman menjelaskan, langkah tersebut akan menjadikan PPI Hamadi tidak hanya sebagai lokasi bongkar muat ikan. Tetapi juga pusat transaksi pengolahan hasil tangkap hingga distribusi antarpulau.
Oleh sebab itu, dengan adanya bantuan pembangunan dermaga yang mampu menampung kapal berukuran besar. Sehingga hasil tangkapan nelayan dapat dipasarkan lebih luas bahkan berpeluang ekspor.
“Di PPI Hamadi Jayapura, sekitar 90 persen nelayan Papua masih merupakan nelayan tradisional. Oleh sebab itu, penguatan fasilitas PPI Hamadi diharapkan mampu memberi kepastian harga yang adil, membuka lapangan usaha baru, serta meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor perikanan,” ujarnya.
Iman berkata, saat ini jumlah nelayan yang ada di PPI Hamadi berjumlah 1.181 orang. Untuk jumlah nelayan OAP sebanyak 256 orang. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…