

Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Perjalanan panjang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Papua, yang diikuti dua pasangan calon, yakni nomor urut 01, Benhur Tomi Mano-Constant Karma (BTM-CK) dan nomor urut 02 Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen (MARI-YO) akhirnya berakhir. Hal ini menyusul adanya putusan MK terkait gugatan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua, Rabu (17/9) lalu.
Menindaklanjuti putusan MK ini, rencananya Sabtu (20/9) sore ini akan dilakukan pembacaan keputusan KPU Provinsi Papua tentang penetapan pasangan calon terpilih, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Tahun 2024.
Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni mengimbau masyarakat untuk menghormati seluruh proses yang sudah dilaksanakan. “Sabtu (20/9) kita akan mengikuti penetapan, setelah penetapan ada proses-proses berikutnya,” kata Fatoni, kepada Cenderawasih Pos, Kamis (19/9).
Namun yang paling penting sambung Fatoni, ia mengimbau masyarakat tetap harmonis, menjaga kedamaian, menjaga keamanan dan menjaga toleransi sesama masyarakat yang ada di Papua.
“Kita harus kompak, tetap bersatu mempertahankan situasi yang ada saat ini, agar kita semua bisa membangun Papua dan bisa melaksanakan aktivitas kita dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…