

Salah satu peserta menunjukkan keahlian di hadapan juri, di Aula SMP Muhammadyah Abepura, Senin (16/6) (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN ) cabang karate dan Pencak silat jenjang SMP/MTS SE kota Jayapura yang dihelat selama dua hari pada, 16 dan 17 Juni 2025 diikuti sebanyak 50 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari cabang olah raga karate sebanyak 31 orang yang tergabung putra-putri jenjang SMP. Sedangkan pada cabang Pencak silat hanya sebanyak 19 orang. Penghelatan olimpiode itu dilaksanakan di Aula SMP Muhammadyah Abepura.
Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura Purnama Sinaga mengatakan perlombaan O2SN tersebut diikuti oleh sebanyak 11 SMP dan 1 MTS, dengan jumlah siswa keseluruhan siswa 180 orang.
“Untuk lomba FLS3N diikuti 3 SMP, jumlah siswa 28 orang, dengan 7 kategori lomba yaitu menyanyi solo, tari kreasi, kreativitas musik tradisional, ansambel campuran 3 alat musik, menulis cerita, pantomim, mendongeng,” sebutnya.
Sementara itu Ketua MGMP PJOK SMP Fatkurohim, S.Pd.,M.Pd mengatakan Hasil kejuaraan O2SN tingkat Kota Jayapura cabang olahraga (Cabor) Karate jenjang SMP untuk kategori putra, Juara l, diraih oleh Raihan Kadhafy Benzola (SMP Muhammadiyah Abepura), Juara II, Rendra Sultan Afham (SMP N 1 Jayapura), Juara III Zhybrayel Zebhastian Korwa (SMP YPPK St Paulus Abepura) dan Elshaday Nicef Januaritho Cahaya (SMP YPPK Kristus Raja Dok V Jayapura).
Untuk kategori putri Cabor Karate Juara l, Gloria Christine Cornelia Msen (SMP Negeri 1 Jayapura), Juara II Grace Christy Sineri (SMP YPPK Kristus Raja DOK V Jayapura), Juara III, Anastasia Audriana Tarigan (SMP Kristen Kalam Kudus), dan Gracia Chalista Putri Fodju (SMP Negeri 1 Jayapura).
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…