Categories: METROPOLIS

Uncen, Ciptakan Granola Khas Papua

Ketiga mahasiswa/i yang sedang memperlihatkan hasil ciptaanya,Sabtu (18/05).( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (Uncen) terus melahirkan berbagai inovasi baru disejumlah bidang tentu melalui sejumlah mahasiswa yang kreatif sehingga bisa melahirkan Granola  (jenis asupan yang bergizi dan menyehatkan yang biasanya di makan pada pagi hari) khas Papua. Mahasiswa dan mahasiswi itu adalah Endang diah larasati sebagai ketua, Sandyarti Dian Pratidina danRafsanjani Abdul Rasyid masing-masing sebagai anggota dan ketiganya kuliah di Jurusan Farmasi Fakultas FMIPA Uncen.

Endang Diah Larasati Mengakui bahwa, Produk baru yang dikombinasikan dengan ekstrak kulit batang matoa yang belum pernah di olah sebagai makanan dan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

“Kami harapkan dapat menjadi produk yang bermanfaat, khususnya penderita diabetes dan menjadikan produk ini khas Papua,’”ujar Endang ketika ditemui di kampus Uncen, Sabtu (18/5).

Selain itu juga kretaifitas ini merupakan salah satu upaya guna Untuk menciptakan terobosan baru di bidang pangan dan kesehatan Yang berperan dalam membantu menurunkan kadar gula darah tubuh serta menjadi olahan yang mencegah munculnya penyakit diabetes.

Dimana Granola itu sendiri merupakan makanan ringan berisikan obat, kacang-kacangan dan buah-buahan kering yang diberi rasa. melalui tambahan madu atau pemanis lainnya, Tapi Granol ini tidak menggunakan pemanis agar aman dikonsumsi penderita gula darahdan atas temua tersebut Granola ini dinamakan P-pin.

“Ide awalnya dari saya, kmudian saya ajak teman untuk bergabung membuat proposal kreativitas mahasiswa (PKM). Setelah itu kami diskusikn degan dosen pendamping lalu proposalnya kami kirim ke Simbelmawa Ristekdikti. 

Adapun proses pembuatan Granola P-Pin, Pembuatan ekstrak dengan cara maserasi ekstrak kulit batang matoa, tepung jagung, tepung terigu dan sedikit air di aduk diatas api kemudian ditambahi dengan sangrai oats, kacang tanah, kacang mete dan lelehkan coklat.

“campur semua bahan kemudian aduk hingga rata tercampur dan masukkan dalam cetakkan, kemudian oven selama kurang lebih 30 menit,”jelasnya.

Salah satu alasan mendasar dalam pembuatan Granola khas Papua tersebut kata Endang  adalah ingin mengangkat kearifan lokal Papua yaitu tanaman matoa. Terutama kulit batang matoa yang belum dimanfaatkan secara Maksimal.(kim/gin).

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

13 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

14 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

15 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

16 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

17 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

18 hours ago