

JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat capaian yang menggembirakan dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2025. Dimana, terhitung 15 Desember 2025, realisasi PAD Kota Jayapura berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Sekretaris Bapenda Kota Jayapura, Adolfina Taniauw mengatakan, PAD Kota Jayapura bersumber dari empat komponen utama, yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
“Untuk tahun 2025 ini realisasi capaian PAD kita telah melampaui target,”ucap Adolfina Taniauw saat menyampaikan laporan realisasi PAD pada kegiatan Monitoring Meja Triwulan IV yang berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (17/12/2025).
Kata Adolfina bahwa, pada tahun anggaran 2025, target PAD Kota Jayapura ditetapkan sebesar Rp.290.228.843.455. Target tersebut terdiri dari pajak daerah sebesar Rp.253.321.996.370, retribusi daerah Rp.23.083.840.282.
Kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp.8.044.961.330, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp.5.778.045.468.
“Jadi, hingga tanggal 15 Desember 2025, realisasi PAD Kota Jayapura telah mencapai Rp.292.896.165.328 atau sebesar 100,92 persen dari target yang ditetapkan,”terangnya.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…