Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, S.E., M.Pd., dmengungkapkan keprihatinannya atas belum jelasnya data jumlah dan kondisi Orang Asli Port Numbay, mulai dari balita, usia produktif, hingga lansia.
Ia juga menekankan kepada peserta yang hadir terutama kalangan muda untuk tidak terlalu fokus menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya masih banyak peluang bagi anak-anak port Numbay untuk menjadi seorang pengusaha dan lainnya.
“Kalau data dasar saja kita tidak tahu, bagaimana kita mau bicara masa depan? Dua puluh tahun ke depan, orang Port Numbay ini masih ada atau tidak?” ujarnya.
Nerlince juga mengajak seluruh elemen, termasuk ASN, TNI-Polri, pengusaha, akademisi, dan politisi asal Port Numbay untuk terlibat aktif, khususnya pada hari ketiga kegiatan itu.
Sebagai seorang ibu, Ia menegaskan, dirinya tidak ingin melihat generasi Port Numbay kehilangan masa depan di tanahnya sendiri. “Hari ini jangan lihat saya sebagai Ketua PKK, lihat saya sebagai mama. Mama menangis kalau anaknya susah. Tiga hari ini kita tentukan nasib orang Port Numbay ke depan,” tutupnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…