

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru kembali menegaskan pentingnya komitmen, integritas, dan tanggung jawab penuh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola program dan anggaran Pemerintah Kota Jayapura Tahun Anggaran 2025.
Penegasan tersebut disampaikan Rustan Saru saat memberikan sambutan pada kegiatan Monitoring Meja Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (17/12).
Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi di lapangan, kinerja sebagian OPD dinilai masih belum maksimal. Ia mengaku kerap turun langsung ke lapangan dan menemukan adanya ketidaksesuaian antara laporan yang disampaikan dengan kondisi riil di lapangan.
“Dari proses waktu berjalan, saya melihat dan menilai kita masih bekerja belum sepenuh hati. Banyak kegiatan yang saya datangi dan perhatikan masih jauh dari harapan Bapak Wali Kota,” tegas Rustan Saru.
Menurutnya, kegiatan monitoring meja ini menjadi momentum penting untuk mengecek kembali sejauh mana target dan capaian program yang telah direncanakan dapat direalisasikan oleh masing-masing OPD sesuai tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya.
Rustan Saru menekankan bahwa seluruh pimpinan OPD harus memiliki keberanian dan komitmen sejak awal, mulai dari mengajukan program, melaksanakan kegiatan, hingga mempertanggungjawabkan hasil kerja secara jujur dan transparan. Ia menegaskan, proses pengelolaan program tidak boleh dilakukan setengah-setengah.
“Pimpinan OPD harus berani mengajukan program, berani melaksanakan, berani bertanggung jawab, dan berani melaporkan hasil kerja apa adanya. Mulai dari perencanaan, penginputan, pelaksanaan, sampai evaluasi dan monitoring capaian output,” katanya.
Page: 1 2
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…