

10 Peserta Putra Putri Pariwisata Kabupaten Jayawijaya tahun 2025 menampilkan tarian pembukaan Rabu (17/9) di gedung Tongkonan Wamena. (foto:Denny/ Cepos)
Dalam Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata
WAMENA – 10 Orang peserta Putra Putri pariwisata tahun 2025 unjuk kebolehannya dalam wawasan serta ketrampilannya terkait dengan budaya yang ada di wilayah tersebut, dalam grand final program pengembangan SDM bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, yang dibuka langsung oleh pemkab Jayawijaya.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini dapat disaksikan siswa SMA dan mahasiswa/i dalam pemilihan putra putri pariwisata dengan thema eksplorasi budaya wujudkan indonesia mendunia, sebagaimana dalam FBLB yang dilakukan sejak 9 sampai 11 Agustus kemarin telah digaungkan dari Jayawijaya untuk dunia.
“Atas nama pemkab Jayawijaya saya mengapresiasi kepada peserta yang telah belajar dan berjuang keras, hingga dapat berada di pucak kegiatan yang anakn menentukan siapa diantara kalian yang akan menjadi putra putri pariwisata kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya Rabu (17/9) di gedung tongkonan Wamena.
Menurutnya, semua peserta akan menampilkan bakat terbaiknya diantara putra -puti yang berprestasi di wilayah ini, percaya bahwa usaha dan kerja keras kalian akan memberikan hasil yang maksimal dan memuaskan, ia juga berterimakasih kepada panitia pelaksana kegiatan, serta para juri yang turut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan ini.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…