Direktur Utama PT AMJ ini juga mengkritik perencanaan Kementerian PUPR yang dinilai tidak mampu mewujudkan Inpres Nomor 1 tahun 2024. Akibat dari pembatalan atau penundaan pembangunan SPAM di Kota Jayapura, akan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah, terutama kepada BUMD Air Minum PT. Air Minum Jayapura selaku penanggung jawab pembangunan SPAM.
Penundaan itu dikhawatirkan akan berpengaruh saat peralihan kekuasaan, di mana pada bulan Oktober 2024 akan berlangsung pergantian kepemimpinan Presiden Republik Indonesia antara Joko Widodo ke Prabowo Subianto.
“Dalam surat yang kami peroleh menunjukkan ketidakpastian dalam hal waktu realisasi, karena menyangkut peralihan pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto, akan mempengaruhi Inpres Nomor 1 tahun 2024 ke depannya, bagi BUMD Air Minum yang besar bisa menggunakan dana internal perusahaan maupun pemerintah daerah, namun bagi BUMD Air Minum yang kecil yang terbatas dana sangat sulit mewujudkan pembangunan SPAM yang tertunda ini,” tambahnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…
Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…
UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…
Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…
Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…
Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…