

dr. Aaron Rumainum (FOTO:Istimewa)
JAYAPURA-Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua mengalokasikan dana sebesar Rp 2,2 miliar untuk membiayai pemberian makanan tambahan bagi balita.
Sekretaris Dinas Kesehatan Papua Aaron Rumainum menjelaskan dana sebesar itu dialokasikan untuk memberikan makanan tambahan kepada balita yang mengalami masalah gizi.
Aaron mengatakan saat ini di Papua tercatat 10.011 dari 86.751 balita yang menjadi sasaran penimbangan memiliki masalah gizi.
Pemberian makanan tambahan itu dilakukan untuk membantu meningkatkan berat badan balita, terutama yang mengalami masalah gizi.
Menyinggung soal stunting, Aaron menjelaskan saat ini Pemprov Papua gencar melakukan pencegahan stunting dengan melakukan penimbangan terhadap balita di puskesmas atau posyandu.
Prevalensinya naik turun, namun pihaknya terus mengupayakan agar orangtua, terutama ibu-ibu untuk rajin menimbang anaknya agar diketahui perkembangannya.
“Dinkes Papua terus memantau dinas-dinas di sembilan kabupaten dan kota terkait perkembangan balita yang mengalami masalah gizi,” ujarnya.
Data Dinas Kesehatan Papua menyebutkan jumlah balita yang memiliki masalah gizi tersebar di Kabupaten Jayapura sebanyak 1.448 balita, Kepulauan Yapen 2.533 balita, Biak Numfor 1.131 balita, dan Kabupaten Sarmi 594 balita.
Kemudian, Kabupaten Keerom 1.207 balita, Waropen 258 balita, Supiori 473 balita, Mamberamo Raya 147 balita dan Kota Jayapura 2.220 balita. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…