

Pedagang komoditas pertanian yang ada di Pasar Youtefa. Stok cabai menjadi salah satu perhatian serius dari Pemprov Papua, harga harganya yang fluktuatif. (foto:Elfira/Cepos)
Pemprov dan Satgas Pangan Segera Sidak, Cabai dan Bawang Rawan Fluktuarif
JAYAPURA-Mengantisipasi lonjakan harga dan peredaran barang kedaluwarsa di pasaran, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan lakukan sidak di pasara tradisional maupun supermarket.
“Rencana kita ajak juga Satgas Pangan Provinsi Papua untuk sama sama turun ke lapangan,” ucap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Omah Laduani Ladamay, kepada wartawan, Sabtu (17/3).
Dikatakan Laduani, sebelumnya pada rapat bersama para distributor mengaku ketersediaan stok di Papua terpenuhi untuk Ramadan, bahkan Idul Fitri.
“Tapi kan kita tidak tahu kondisi di lapangan seperti apa, bisa saja distributor mengatakan stok tersedia, namun di lapangan ada yang bermain dan melakukan penimbunan,” ujarnya.
Laduani mengklaim hingga saat ini sebagian harga barang masih stabil, yang melejit hanya cabai besar. Bahkan kemarin harga cabai besar hampir menembus angka Rp 100 ribu/kg.
“Kemarin harga cabai besar hampir menembus Rp 100 ribu/kg dan ini yang dikhawatirkan, memang cabai ini sangat fluktuatif terlebih saat ini sedang musim hujan membuat stoknya terbatas. Sehingga yang jadi problem kita saat ini adalah masalah cabai,” jelasnya.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…