“Tapi kita ingin mengklarifikasi. Karena dari 1028 yang diumumkan itu banyak juga yang yang bekerja berarti dia memenuhi syarat, proses seleksinya kan cukup ketat,” bebernya lagi.
Karena itu, lanjut Frans Pekey, dengan melakukan verifikasi dan validasi ulang itu upaya pemerintah kota untuk memastikan jumlah tenaga kontrak dan tenaga honorer secara riil sesuai dengan ketentuan yang sudah bekerja di atas 5 tahun. Melalui verifikasi dan validasi itu juga untuk mengetahui alasan mengapa ada yang tidak lulus, apakah karena persoalan pendidikan atau juga karena persyaratan usia.
“Saya sudah minta kepada semua pimpinan OPD, semua honorer kembali ke OPD masing-masing. Karena yang tahu tentang tenaga honorer yang ada di OPD masing-masing. Selanjutnya kalau hasil sudah ada, nanti saya akan melaporkan kembali ke BKN dan Menpan. Karena ini prosesnya sudah jalan, sudah ada penetapan SK Menpan. Jadi Meskipun tidak mudah, ataupun juga dalam waktu yang tidak cepat tetapi upaya itu akan kita lakukan untuk langkah-langkah lain misalnya,” pungkasnya. (roy/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura Sejumlah anak perwakilan dari sejumlah kelas di SD YPPK Gembala Baik, nampak…
Saat ini, pihaknya tengah melakukan sinkronisasi data dengan instansi terkait untuk memetakan titik krusial yang…
Giat ini melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), distributor, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD)…
Dikatakan, pungutan yang dilakukan oleh sekolah melalui komite yang ada di setiap satuan sekolah harus…
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua bersama jajaran satuan kerja Direktorat Lalu Lintas…
Sejak Wasil Jhon MR Patai meniup pluit kick off babak pertama, Mamteng FC yang mengincar…