Adapun sosialisasi yang dilakukan KPU dapat melalui sosialisasi media, melalui alat peraga kampanye Paslon, brosur hingga ketemu langsung masyarakat di tempat keramaian seperti halnya di car free day dan keramaian lainnya.
Menurutnya upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam PSU tidak hanya dilakukan KPU dan Bawaslu saja, tetapi juga bisa dilakukan oleh Paslon yang punya peran dan kontribusi yang signifikan untuk mengajak masyarakat untuk dapat memberikan hak pilihnya.
“Saya optimis angka partisipasi dalam PSU tahun ini (2025) cukup baik. Kita tahu kemarin (2024) partisipasi masyarakat dalam pemilu mencapai angka 71 persen,” ucapnya.
Berbagai langkah diambil KPU meningkatkan partisipasi masyarakat dalam PSU. Salah satu diantaranya KPU telah menyuratkan pemerintah provinsi Papua untuk menjadikan, 6 Agustus 2025 mendatang nantinya menjadi libur fakultatif. (jim)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…