Categories: METROPOLIS

Rp 20 Miliar Pembangunan Eks Venue Voli Bisa Jadi Temuan

Thomas Sondegau (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Persiapan pesta pekan olahraga empat tahunan yang kali ini dilangsungkan di Papua nampaknya bukan tanpa celah. Pekerjaan fisik yang dilakukan dalam dua tahun terakhir ternyata ada saja yang masih menyimpan pertanyaan. Salah satunya adalah bekas venue voli di Skyland  Jayapura. Lokasi yang  bersebelahan dengan Kampung Buton ini tak lagi dilanjutkan pekerjaannya, padahal akses jalan menuju venue telah dibangun. 

 Saat ini jalan yang persis berada di ujung pertigaan jalan masuk ke RS Bhayangkara  tersebut terbiar mangkrak dan ditutup. Tak boleh kendaraan melintas di jalan rigid tersebut. “Awalnya kami di DPR berfikir jika venue voli akan menggunakan lokasi di Kampung Buton sebab akses jalannya sudah dibangun bahkan  fisiknya sudah ada tapi belakangan kami kaget kok  venue ini pindah di Koya Kosso,” tanya salah satu anggota Komisi IV DPR Papua, Thomas Sondegau di Swsibell Hotel, Selasa (16/6).  Malah kata Thomas, akses jalan ini sudah dikerjakan dan sudah menyerap anggaran sekitar Rp 20 miliar. 

 Namun saat dilakukan pengecekan di Koya Koso ternyata pekerjaan sudah hampir rampung. Sudah 93 persen dan tinggal memasang atap. Nah pertanyaan lanjutannya adalah lalu bagaimana dengan lokasi awal yang juga sudah menghabiskan anggaran untuk akses jalannya. “Saya bingung apakah yang di Koya Kosso ini menggunakan perencanaan yang di Skyline atau perencanaan baru. Sebetulnya saya sempat bertanya venue di Skyland ini apakah dilanjutkan atau tidak  tapi ternyata lokasinya pindah. Lalu yang sudah ada ini bagaimana?,” cecarnya.

 Thomas menyebut ini bisa dikategorikan sebagai temuan sebab ini kerugian anggaran negara dan DPR Papua juga tak pernah melibatkan baik rapat maupun pemberitahuan ke DPR Papua terkait pemindahan ini. “Yang jelas jalan fisiknya sudah ada tapi tidak dilanjutkan. Ini akan jadi catatan kami dan kami akan telusuri siapa saja yang bertanggungjawab,” pungkasnya. Sementara Cenderawasih Pos mendapati informasi jika lokasi venue voli di Kampung Buton ini batal dilanjutkan karena tak mendapatkan izin lingkungan hidup karena kawasannya masuk dalam kawasan hutan kota. (ade/wen) 

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

1 day ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

1 day ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

1 day ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

1 day ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

1 day ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

1 day ago