

Derek Hegemur (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Berkenaan dengan penurunan angka stunting di Papua, Pemerintan Provinsi Papua menyediakan anggaran yang cukup. Hal ini tak terlepas dalam kerangka Otsus berkenaan dengan kesehatan.
Hal itu disampaikan Pj Sekda Papua, Derek Hegemur pada acara Rembuk Stunting Provinsi Papua dan penilaian kinerja penurunan stunting tahun 2024 bagi 8 kabupaten dan 1 kota se-Provinsi Papua.
“Kita punya dana yang cukup untuk penurunan angka Stunting, dan itu selalu menjadi komitmen pemerintah Papua,” ucap Derek Hegemur kepada wartawan.
Pihaknya juga meminta kabupaten/kota di Papua untuk menyediakan anggaran yang cukup dalam penanganan Stunting sesuai kemampuan daerah tersebut. “Selain itu mereka juga harus memastikan bahwa potensi stunting dapat terpetakan dengan bagus, sehingga dari sisi perencanaan penganggaraan dan pengalokasian yang bagus,” ujarnya.
Derek berharap dalam 8 aksi penurunan stunting, dapat menekan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk hidup secara sehat dan teratur tetapi juga lingkungannya tetap dijaga.
“Papua juga banyak penyakit yang sifatnya endemik seperti malaria yang ikut mempengaruhi tumbuh kembang anak. Karena itu dalam berbagai kesempatan, kami membagikan kelambu, makanan gizi, susu, perlengkapan bayi dan ibu hamil,” kata Derek.(fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…