

Kapal wisata Teluk Yotefa milik Pemkot Jayapura (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perhubungan telah menyiapkan kapal wisata Teluk Youtefa untuk mendukung kegiatan kepariwisataan atau dalam kegiatan mengeksplor potensi wisata yang ada di Teluk Youtefa dan sekitarnya.
Keberadaan kapal yang dihadirkan dengan anggaran APBD Kota Jayapura itu, hingga saat ini ternyata belum bisa berbuat banyak. Pasalnya meskipun sudah berkali-kali disosialisasikan, namun nyatanya minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kapal itu masih sangat minim atau sepi peminat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura Justin Sitorus mengatakan, untuk menarik minat para pengguna atau konsumen terhadap kapal wisata itu, pihaknya sudah menyurati BUMN, BUMD yang ada di Kota Jayapura termasuk sejumlah organisasi perangkat daerah di Pemkot Jayapura.
“Kita juga menyurati perguruan tinggi, juga OPD-OPD yang menjadi bagian dari pemerintahan ini,” kata Justin Sitorus, Rabu (16/5).
Dia menerangkan, meskipun sudah berulang kali disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat di Kota Jayapura, namun hal itu tentunya kembali kepada minat masyarakat itu sendiri termasuk BUMN BUMD untuk memanfaatkan kapal wisata itu dalam menunjang kegiatannya. Saat ini berdasarkan peraturan daerah Kota Jayapura, nilai sewa kapal wisata itu dalam sehari mencapai Rp 10 juta.
“Untuk fasilitasnya kami siapkan kapalnya, tapi untuk makan minum musik itu ditanggung oleh konsumen sendiri,” katanya.
Lanjut dia sejak awal tahun 2024 sampai dengan Mei ini jumlah event yang digelar di atas kapal itu baru dua kegiatan. Namun belakangan belum ada juga masyarakat lain atau badan usaha yang berminat untuk menggunakan jasa kapal itu.
“Kita ini hanya menjual saja, tetapi kembali kepada masyarakat,”imbuhnya.
Dia menambahkan meski tidak digunakan, pihaknya terus berupaya untuk merawat kapal itu kemudian pihaknya juga menganggarkan untuk BBM-nya setahun sekitar Rp.7 juta.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…