“Kondisi ini juga semakin diperkuat dengan nilai indeks SOI sebesar +16.0, kemudian terpantau juga adanya gelombang Low dan Madden Julian Oscillation, sehingga secara keseluruhan mendukung proses pembentukan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan,” terangnya.
Berdasarkan catatan kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan serta potensi kilat/petir dan angin kencang. Mengingat kondisi geografis Papua yang didominasi lereng curam juga meningkatkan risiko longsor, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi atau durasi yang panjang. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…