Categories: METROPOLIS

Tahun 2024, Tercatat 3.035 Balita Terserang Diare

JAYAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jayapura mencatat 5.598 warga terserang diare. Terbanyak dari kalangan bayi di bawah lima tahun (balita) yang mencapai 3.035 kasus. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengakui penderita diare cukup tinggi di Kota Jayapura.

   Menurut Sri Antari,  berdasarkan kelurahan, wilayah paling tinggi ada di Distrik Jayapura Utara sebanyak 403 kasus, khusus penderita balita 241 sedangkan kelompok umur di atas 5 tahun sebanyak 162 kasus.

  “Tapi kalau secara wilayah distrik, Abepura masih yang tertinggi sebanyak 1.569, khusus balita 769 kasus sedangkan 5 tahun ke atas sebanyak 800 kasus,” jelas Sri Antari  saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (15/2).

   Adapun penyebaran kasus di masing-masing wilayah Distrik dari 5.598 total kasus secara keseluruhan, Abepura pada posisi pertama sebanyak 1.569 kasus (balita 769 dan bukan balita 800 kasus sedangkan Jayapura Selatan 1.275 kasus (balita 764 dan bukan balita 511 kasus).

   Distrik Heram ada pada posisi ketiga, dengan jumlah kasus 1.039 (balita 548 dan bukan balita 491 kasus). Disusul Jayapura Utara sebanyak 854 kasus (balita 529 dan bukan balita 325 kasusu). Pada posisi paling terakhir ada pada Distrik Muaratami dengan total kasusu hanya 300 (balita 123 dan bukan balita 177 kasus).

   “Meskipun belum ada kasus kematian, namun masyarakat tidak boleh anggap remeh dengan diare ini karena bisa berakibat fatal jika tidak diperhatikan dengan baik,” tegasnya.

   Jika tidak ditangani dengan baik, diare dapat berakibat fatal atau bisa disebut komplikasi. Komplikasi diare yang perlu diwaspadai adalah dehidrasi, malnutrisi, ketidakseimbangan elektrolit sepsis, iritasi kulit di sekitar anus, kerusakan organ, seperti gagal ginjal akut, syok hipovolemik, Hipokalemia dan Hipomagnesemia.

   Penyakit diare ini disebabkan beberapa hal, seperti infeksi virus atau bakteri di usus besar yang berasal dari makanan, minuman juga kondisi lingkungan. Dengan demikian, dia meminta memastikan kebersihan makanan sebelum dikonsumsi.

   “Biasanya, makanan dan minuman yang tidak bersih itu yang mengakibatkan penyakit diare, ditambah lagi faktor cuaca yang kadang panas dan dingin,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

14 minutes ago

Prabowo Sebut Dapur MBG Polri Diakui Lembaga Dunia

Presiden Prabowo Subianto kembali memuji dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…

1 hour ago

Semarak Piala Dunia, BMP-RI Gelar Aksi Sosial dan Budaya Wujud Nyata Kepedulian

Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos di lokasi acara tersebut, melaksanakan sejumlah agenda utama diantaranya;…

2 hours ago

Sepak Terjang Hakim Andi Saputra, Eks Jurnalis yang Berani Dissenting Opinion Vonis Nadiem Makarim

Namun, putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta…

3 hours ago

Ubah Kesan Angker Jadi Penawar Rindu Masa Keemasan

INI memang suasana yang benar-benar khas. Seperti Kembali kemesin waktu. Mereka duduk rapi menonton sebuah…

4 hours ago

Ternyata Influencer Daerah Jadi Sasaran Utama Spam Judi Online

Operasi penyebaran spam promosi judi online terus mengalami perubahan strategi. Jika sebelumnya lebih banyak menyasar…

5 hours ago