Categories: METROPOLIS

Tidak Ada Data Pasti, Otsus Belum Beri Dampak Besar

JAYAPURA– Penjabat Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengatakan, 20 tahun yang lalu berlakunya undang-undang otonomi khusus di Papua, banyak anggapan publik kehadiran otsus di Papua tidak memberikan dampak besar bagi orang asli Papua. Hal ini bisa terjadi lantaran pemerintah tidak memiliki data pasti mengenai jumlah orang asli Papua, termasuk terkait dengan data pendidikan, kondisi kesehatan, infrastruktur dan lain sebagainya.

   Karena itu, kata dia, untuk memastikan berjalannya program pemerintah terutama terkait dengan penggunaan dana otonomi khusus ini bagi masyarakat orang asli Papua harus berbasis data.

   “Sentuhan pembangunan selama 20 tahun otonomi khusus yang lalu, kelemahannya keberpihakan dan pemberdayaan orang Papua,  dalam berbagai bidang. Salah satu kelemahan selama 20 tahun yang lalu karena tidak memiliki database tentang orang asli Papua yang sesungguhnya,” kata Frans Pekey, Rabu (15/11).

   Dikatakan, bicara data orang asli Papua, tidak hanya sekedar jumlah. Tetapi di dalam data itu tergambar juga tentang kondisi ekonomi,  kondisi sosial,  pendidikan kesehatan dan infrastruktur perumahan,  air bersih dan lain sebagainya.  Data itulah yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah

“Kita tidak bicara hanya sekedar jumlah orang asli Papua.  Dengan data, kita bisa tahu kondisi sesungguhnya khususnya orang asli Papua.

   “Data itu yang saya inginkan di Kota Jayapura, sehingga akan menjadi data untuk perencanaan pembangunan dengan menggunakan dana otonomi khusus,  yang diberikan ke Pemerintah Kota Jayapura, baik di bidang pendidikan kesehatan, pemberdayaan ekonomi juga infrastruktur dengan dana yang besar diberikan kepada kita,” tambahnya. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

9 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

17 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

18 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

19 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

20 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

23 hours ago