

Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait (foto:Mboik/Cepos
JAYAPURA-Dalam beberapa kesempatan kegiatan roadshow Safari Pemerintah Kota Jayapura ke kampung dan kelurahan ada beberapa persoalan muncul dan terus dipertanyakan. Salah satunya mengenai masalah tenaga honorer terutama guru-guru dan juga tenaga tenaga honorer yang ada di setiap Kantor Kelurahan.
Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait meminta para tenaga honorer di sejumlah Kantor Kelurahan yang ada di kota Jayapura itu supaya tidak perlu risau atau khawatir terkait dengan nasib mereka ke depan.
Pasalnya saat ini Pemerintah Kota Jayapura sedang berupaya untuk menyelesaikan pengangkatan tenaga kontrak atau tenaga honorer yang sebelumnya sudah diumumkan beberapa waktu yang lalu.
Karena itu Dia meyakinkan para tenaga honorer itu bahwa apabila data mereka sudah masuk di dalam database honorer atau tenaga kontrak pemerintah kota Jayapura maka dipastikan akan diangkat.
“Jadi sepanjang teman-teman ada di dalam database, lalu lurah bantu untuk menyampaikan, saya pikir itu nama akan muncul, karena itu kita ikuti proses yang sedang berjalan saat ini,”kata Christian Sohilait, Jumat (13/9).
Dia mengatakan saat ini nama-nama yang sudah diumumkan beberapa waktu lalu itu sedang diverifikasi ulang oleh pemerintah kota Jayapura melalui tim yang sudah dibentuk. Setidaknya ada sekitar 3 tim yang dibentuk oleh Pj Walikota Jayapura itu untuk memastikan keberadaan setiap tenaga honorer yang masuk dalam data CPNS formasi khusus yang sudah diumumkan beberapa waktu lalu itu. Tiga tim itu antara lain dari pihak kepolisian inspektorat dan juga dari pihak BKD Kota Jayapura.
“Kemarin karena ada banyak Data siluman, kita sudah bikin tim, sedang kita perbaiki. Tim pertama itu inspektorat yang tangani, kemudian BKD yang bertugas untuk mengecek ijazah yang benar atau tidak ternyata ada yang tidak benar juga. Lalu yang ketiga itu tim yang dipimpin oleh Kabag Ops itu dia akan melihat tentang manipulasi yang berkaitan dengan hukum. Masuk di dalam tenaga honor itu seperti apa proses itu yang perlu kita tahu,”katanya.
Dia menegaskan dalam proses waktu berjalan ini sudah ada sekitar puluhan data tenaga honorer yang terindikasi tidak benar. Karena itu sekali lagi dirinya meminta kepada para tenaga honorer supaya tetap bersabar karena proses ini pasti akan segera selesai. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…