

Menjelang libur lebaran, warga yang hendak liburan maupun berpergian diimbau untuk memastikan rumahnya aman dari bahaya kebakaran. Tampak sejumlah petugas pemadam Kebakaran Kota Jayapura menedemonstrasikan cara memadamkan hati dalam acara ulang tahun Cenderawaasih Pos, di halaman Graha Pena Papua belum lama ini. (Dok/Cepos)
Damkar Ingatkan Untuk Tidak Lalai
JAYAPURA-Kabid Damkar Kota Jayapura, Feronita S Kirana menyampaikan bahwa jelang perayaan lebaran diyakini banyak orang memilih untuk mudik atau sekedar bertandang ke rumah keluarga maupun kerabat. Saat itu dikatakan akan ada banyak rumah yang mungkin ditinggalkan dalam keadaan kosong maupun dijaga, namun hanya satu atau dua orang.
Ia mewanti untuk warga bisa lebih berhati hati mengingat ketika terjadi musibah maka yang tersisa hanyalah penyesalan. “Untuk libur panjang tahun ini kami dari Pemkot yang membidangi Pemadam Kebakaran Kota Jayapura mengingatkan kepada semua warga Kota Jayapura untuk bersama – sama mencegah terjadinya kebakaran saat libur lebaran terlebih ketika posisi tidak sedang berada di rumah,” kata Feronita, Jumat (14/5).
Iapun merinci apa saja yang penting untuk diperhatikan, mulai dari melepas regulator tabung gas. Mencabut steker dari stop kontak jika tidak digunakan, melaporkan kepergian atau perjalanan jika dalam waktu yang cukup lama kepada RT atau petugas keamanan di sekitar tempat tinggal, kemudian menitipkan kunci rumah kepada orang yang bisa dipercaya dan memastikan jika dokumen penting telah tersimpan dengan aman.
“Lalu pastikan jika ada kendaraan yang diparkir itu diparkir di tempat yang aman, kemudian menitipkan hewan peliharaan untuk diurus dan sebelum bepergian sebaiknya mengecek kembali hal – hal yang berpotensi menimbulkan api,” jelasnya
Iapun berharap dari warning atau peringatan dini ini public bisa lebih bijak dan berhati-hati dengan tidak menyepelekan hal – hal yang berpotensi menjadi musibah. “Kalau untuk memadamkan tentu tidak terlalu susah, tapi jika semua sudah terbakar tentu ini sangat merugikan. Harta bertahun tahun ludes dalam waktu singkat,” imbuhnya. (ade/tri)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…